Baju Seragam Kerja Nama awalnya bahan wolfis ini berasal dari customized organization woolpeach, karena tersublimasi lidah Indonesia sehingga berubah menjadi wolfis.

Biasanya bahan wolfis ini memiliki ketebalan dibawahnya bahan pullover sehingga relatif lebih ringan dan tipis.Walaupun demikian, kain woolpeach juga memiliki kelebihan tak tembus pandang.

Sehingga tidak akan membuat penggunanya was.Ciri-cirinya  yang adem, ringan, tidak tembus pandang dan halus membuat kain ini cocok dan sesuai apabila digunakan di daerah tropis seperti Indonesia.

Seperti Apa Bahan Kain Wolfis atau Woolpeach itu?

Warna printing di bahan woolpeach lebih hidup jika dibandingkan dengan kain jenis lain seperti katun, chiffon, sutera dan lainnya.

Baca Juga: 7 Cara Mencari Baju Kemeja yang Tepat untuk Dikenakan

Bila untuk pilihan warna kain wolfis juga ada banyak sekali yang bisa sahabat gunakan tentunya sesuai seleranya masing-masing.

Banyk orang-orang Timur Tengah suka mengenakan warna hitam sebagai bahan abaya, sehingga bahan yang diekspor ke negara-negara di Timur Tengah pada umumnya berwarna hitam.

Selanjutnya setelah  itu bahan wolfis ini  direndam kembali menggunakan pewarna hitam yang pekat untuk menghasilkan kain Jet Black.

Hitam ini ialah warna yang banyak juga digunakan oleh wanita-wanita Arab sebagai busana, karena hitam merupakan “warna wanita” sedangkan untuk kaum laki-laki menggunakan warna kebalikannya yaitu putih.

Ada juga  beberapa produk busana muslim dari bahan wolfis seperti set gamis syar’i lengkap beserta jilbab panjang dan cadarnya atau bisa juga sebagai bahan baju koko untuk laki-laki.

Kebanyakan yang mengenakan bahan kain ini ialah kaum muslimah. Hal tersebut dikarenakan jenis kainnya yang tidak terlalu tebal namun juga tidak transparan.