Seragam Kerja Bahan cashmere atau kain kashmir tersebut yang seperti apa sih sebenarnya? Kain yang termasuk mewah ini barangkali masih asing di telinga beberapa orang. Tak heran bilamana timbul pertanyaan seperti itu.

Nama yang lain dari bahan cashmere ini ialah kain kashmir. Istilah cashmere sendiri adalah nama dataran tinggi di India yang mempunyai nama dataran Kashmir. Sebagaimana kain wol yang halus, begitu pun kain Kashmir ini. Kain yang familiar mewah dan halus ini bahkan ketika dibersihkan akan menjadi semakin halus. Tidak itu saja, guna mencucinya saja,dibutuhkan shampo khusus!

Bahan Kain Flanel

Kain ini termasuk kain yang mewah dan berkualitas. Tak heran bilamana harganya pun selangit. Sebab, bahan kain ini lebih langka dari wol. Jika wol memakai serat kambing atau kambing, maka bahan utama dari bahan cashmere atau kain kashmir ini bukan sembarang domba. Kain Kashmir tercipta serat bulu kambing atau domba dari dataran Kashmir yang dapat dipanen bulunya sekali satu tahun saja! Bila menginginkan kan alangkah langkanya?

Pada mula mulanya, kain kashmir ini diperkenalkan oleh penguasa Kashmir yang mempunyai nama Zayn-un-Abidin pada abad ke-15. Pada abad tersebut pula bahan cashmere ini mulai diproduksi. Bulu kambing kashmir yang berwarna dasar putih, coklat dan hitam kemudian diubah menjadi pelbagai warna.

Dulu, kain yang memakai bulu domba Himalaya sebagai bahan dasarnya ini hanya dipakai sebagai selimut atau selendang. Namun, seiring berkembangnya waktu, bahan cashmere ini akhirnya dipakai juga sebagai bahan penciptaan pakaian. Eropa sendiri mulai mengenalnya pada abad 18, semenjak Napoleon III memberi selendang berbahan kain Kashmir untuk Eugenie, istrinya.

Kain yang menjadi kehormatan hati India sekitar berabad-abad ini sudah semenjak lama ditiru oleh negara-negara lain laksana China, Eropa, dan beda sebagainya. Akan tetapi, tetap saja, kualitas dan keorisinalitasannya tetaplah kepunyaan India. Prancis dan Jerman terdaftar pernah mengembangbiakkan domba Kahsmir ini untuk menciptakan bahan cashmere atau kain Kashmir. Akan tetapi, pasti saja, kualitasnya masih kalah dikomparasikan dengan kain kashmir India asli. Bahkan, kini, produsen kain kashmir ialah Cina dengan produksi menjangkau 11.000 m2 masing-masing tahunnya. Namun, tetap saja, kualitasnya tidak dapat diadu dengan buatan India, negara asalnya.