Baju Seragam Sweater berbahan cashmere atau kain kashmir, harganya dapat mencapai Rp. 30.000.000 loh! Kok dapat semahal itu? Apa sih yang menciptakan bahan cashmere atau kain kashmir ini begitu mahal?

Alasannya jelas ialah karena kelangkaannya. Ingat, kain kashmir terbuat dari kambing kashmir! Itu juga tidak seluruh bulu kambing kashmir yang dapat digunakan untuk menciptakan kain kashmir. Hanya sebelah bawah contoh perut, leher dan lainnya saja yang dapat dipakai untuk menciptakan kain kashmir. Berbeda dengan kain wol yang seluruh bagian tubuh kambing wol dapat diambil bulunya guna dijadikan wol. Tidak heran bilamana harga kain kashmir lebih mahal dari kain wol. Sebab, untuk menciptakan satu sweater saja, diperlukan paling tidak dua kambing!

Inilah Kelebihan dan Kekurangan Kerudung Kain Sutra

Tidak melulu itu, proses pendataan bulu domba kashmir ini seringkali hanya dapat dilakukan ketika musim semi saat bulu domba satu ini rontok secara alami. Sedangkan di Eropa, bulu domba Kashmir melulu rontok pada bulan maret sampai mei saja. Dan kain kashmir yang sangat bagus hanya didapatkan dari rontokan bulu domba kashmir yang secara alami ini.

Di sejumlah negara lain, terdapat yang menggunakan teknik menyisir bulu domba ini untuk penciptaan kain kashmir. Ada pula yang dengan memotong bulunya laksana di Afghanistan, Australia, Selandia Baru, dan Iran. Akan tetapi, kualitasnya jauh di bawah standar sebab sudah tidak murni dan melulu mengandung bulu kasar.

Selain sebab kelangkaannya, yang menciptakan harga bahan cashmere atau kain kashmir ini menjadi mahal ialah proses pembuatannya. Prosesnyadibuka dari pemanenan bulu domba yang melulu sekali satu tahun saja pada masa rontoknya bulu domba kashmir secara alami. Kalaupun menggunakanteknik menyisir, proses penyisiran bulu domba kashmir ini mestidilaksanakan dengan tambahan hati-hati supaya serat yang didapatkan tidak kasar dan rusak.
Kegunaan Bahan Cashmere atau Kain Kashmir
Bahan cashmere atau kain kashmir ini seringkali digunakan sebagai bahan dasar penciptaan mantel, jaket, jubah tradisional ataupun selimut. Akan tetapi, ketika ini, bahan cashmere pun telah dipakai sebagai bahanpembuatan pashmina atau hijab. Tentunya dengan harga yang tidak murah. Selain dapat digunakan sebagai pashmina atau hijab, bahan cashmere ini juga sesuai untuk dijadikan syal sebagai penghangat ketika musim dingin.